dong dong in the morning!

Barusan chatting ama si Papa…*maap ya, Pak Bos, sebagian jam kerja kepake buat masalah rumah tangga*…

Kita berdebat soal finansial…jiyaaahhh, berat beneeerrr…

Dalam rangka komitmen yg sudah kami sepakati di awal tahun, mulai dr Jan ’11 kami sudah sepakat utk melakukan invest bulanan demi mencapai financial goals keluarga kami: Nathan’s edu, Emergency Fund dan Pension Fund…Target dan monthly investment value sudah di-hitung…

Now, the realization…

Gw menginginkan 1 produk RD utk tiap tujuan finansial…alesannya: Biar gampang memantau perkembangannya di akhir thn, ini bakal jd acuan utk menghitung monthly invest di thn berikutnya (walaupun realization ga mencerminkan future result, tp pendekatan kyk gini ga salah jg kan?)…

Awal thn 2011 ini, gw ngitung monthly investment utk mencapai target itu pake asumsi kenaikan 25% per tahun, nah, nanti di awal thn dpn kan ketahuan tuh ternyata kenaikannya kurang apa lbh dr 25%…klo kurang, berarti itung2an monthly investmentnya kudu direvisi mengikuti return 2011, tp klo lebih ya udah tetep aja value monthly investment-nya…Gampang kan ngitung return realization klo cm punya 1 produk RD utk tiap tujuan finansial…tinggal bandingin aja jumlah total di akhir thn 2011 dengan 12x monthly investment…dpt deh angka return realization-nya di 2011…

1 RD saham utk Nathan’s edu (ga gw pilah2 lg, pokoknya dr TK ampe S1 semua masuk di 1 produk RD saham…*tipe high risk nih gw*) dan 1 RD saham yg lain utk dana pensiun. Dana darurat disimpen lgs dlm bentuk tabungan utk mencapai 1x monthly expenses, stlh itu tetep dlm bentuk tabungan sampai terkumpul dana yg cukup utk membeli 1 pc LM 50gr yg nantinya akan disimpen di SDB, sampai terkumpul 6x monthly expenses…setelah terkumpul si LM-nya, tetep nabung dlm bentuk deposito yg selalu di roll over tiap bulan: tergetnya 2x monthly expenses.

Nah, berhubung si Papah ga mau ikut asji (sebel sebel sebeeeelll…), akhirnya gw nambah invest tiap bln sejumlah monthly expenses utk asuransi pendidikannya Nathan (ikut asuransi ini sblm baca buku-nya Ligwina…sigghhh!!). Anyway, since asuransi pendidikannya bukan tipe unit link melainkan endowment, ya sudahlah…itung2 nabung krn bunganya beti aja ama klo naro duit di bank…Sebenernya ga bs sih proteksi itu diganti ama investasi…tp mau gmn lg, at least kudu nambah net worth deh buat gw dan Nathan in case (amiiitt amiiittt…ga usah di-mention!)

Versi Papah…

Buat Papah, susah bgt mencapai return 25% per annum klo kita cm regular invest tiap bulan tanpa melakukan aktivitas jual beli reksadana…Jadi, yg harus dilakukan adl membeli RD yg harganya lg bagus (turun lmyn)…value pembelian sesuai rencana (total dr 3 tujuan finansial: Nathan’s edu+pension+invest Mama) tp produknya cukup 1 aja utk semuanya, mana yg lg “menguntungkan” utk dibeli…trus klo harga lagi naik, jual RD-nya dan switch ke RD jenis lain (yg low risk)…

Well, it’s clearly 2 different views…

Ga tau gmn cara mencari jalan tengahnya…

Barusan malah si Papah mau beli RD baru lg…subs fee-nya sih 0% di CommBank, redemp fee-nya jg 0% after 6 months…Papah lg siap2 mau switch2…

Dooohhh, pegimana iniiiihh???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: